Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Itu Katakombe?

Selamat datang di situs Blogger Toraja.

Katakombe berasal dari bahasa latin Cata-cumbas yang meiliki arti lembah, di cekungan. Jadi dapat disimpulkan bahwa Katakombe adalah tempat pemakaman atau kuburan bawah tanah orang-orang Kristiani di luar tembok kota Roma pada zaman kuno, abad pertama sampai awal abad ke-4. 

Tetapi istilah Catacumbas baru dipakai pada abad-abad pertengahan. Orang-orang Kristiani pada abad-abad pertama hanya memakai istilah cemeterium (dari bhs. Yun. koimeterion yang berarti ruang tidur; bdk. Ing: cemetery) (tempat pemakaman, kuburan). 

Semua orang Kristiani di kota Roma dimakamkan di tempat itu. Jenis tanah liat memungkinkan kubur dengan serambi-serambi serta kamar-kamar yang kemudian ditutup dengan batu. 

Tidak jarang terjadi, di satu kamar diletakkan  satu jenazah. Terutama aliran Romantisisme abad ke-18 dan ke-19 sering menggambarkan katakombe secara berlebihan akibat banyak orang disesatkan dengan mengatakan bahwa orang-orang Kristiani mengadakan peribadatan secara sembunyi-sembunyi di katakombe pada zaman penganiayaan. 

Hal ini dimaksudkan untuk menyatakan semangat heroik Kristianitas. Sesungguhnya, makam ini terbuka dan petugas keamanan Kekaisaran Roma mengetahui eksistensinya, sehingga anggapan tentang orang-orang Kristiani yang sembunyi-sembunyi beribadat di katakombe untuk menghindarkan pengejaran petugas keamanan sama sekali tidak benar. 

Bahwa pemakaman orang Kristiani di katakombe didahului doa-berdoa, tentu ibadat itu wajar, tetapi pandangan yang menyatakan katakombe itu tempat pengungsian dalam peribadatan dari pengejaran pasukan kaisar perlu ditinggalkan. 

Biasanya jenazah dikuburkan (kalau dia berasal dari keluarga berada) di ddalam sarcophagus (peti jenazah terbuat dari batu). Batu yang menutupi serambi dan kamar-kamar jenazah itu biasanya dihiasi dengan ikan, roti, buah anggur; tetapi juga gambar bunga, perjamuan, dan gembala dengan domba. 

Hal-hal ini mengingatkan pada cerita-cerita di dalam Injil tentang makanan utama. Jika di katakombe, yang bisa memuat ribuan makam, dimakamkan martir, maka katakombe itu diberi nama martir tersebut, mis. Santa Agnes, Santo Calistus, Santo Sebastinus, Santa Priscilla, Santa Domitilla, dan Santo Pretestato.

Sumber:

Kamus Gereja & Teologi Kristen. (2022). BPK Gunung Mulia, Jakarta

Blogger Toraja
Blogger Toraja Menulis adalah bekerja untuk keabadian, semua orang akan mati kecuali karyanya
close