Cara Cepat Belajar PivotTable di Excel Untuk Pemula

Pivot merupakan salah satu fitur yang paling keren di Microsoft Excel yang wajib untuk kalian pelajari dan ketahui.

Pivot Table adalah alat yang ampuh untuk menghitung, meringkas, dan menganalisis data yang memungkinkan kamu melihat perbandingan, pola, dan tren dalam data yang telah kamu buat.

Di Pivot Table, ada beberapa macam istilah yang penting untuk kamu ketahui yakni sebagai berikut:

  • Field merupakan nama – nama kolom pada data yang kita miliki.
  • Rows berfungsi untuk menampilkan data secara vertical
  • Columns berfungsi untuk menampilkan data secara horizontal.
  • Value merupakan nilai dari data.
  • Filter berfungsi untuk melakukan filtering terhadap data sesui kebutuhan

Bagi seorang yang masih awam tentu saja ingin bagaimana cara cepat membuat dan memahami pivot table di Microsoft Excel.

Sebagai contoh pada pembahasan kali ini, kamu bisa melihat tabel dibawah ini.

Nah misalnya saja kamu mempunyai sebuah tabel data penjualan motor dimana pada tabel tersebut memuat deskripsi penjualan motor setiap bulannya di setiap area. Nah dari tabel ini, kamu ingin mengetahui dan menganalisa penjualan motor di masing-masing area setiap bulannya.

Nah bagaimana caranya? Berikut langkah-langkahnya.

Cara Membuat Pivot Table di Excel

  • Pertama-tama silahkan (1) blok semua tabel yang memuat data-data penjualan tersebut lalu silahkan ke (2) tab Insert kemudian klik (3) Pivot Table
  • Selanjutnya akan muncul jendela Create PivotTable. Silahkan sesuaikan di bagian Choose where you want the PivotTable report to be placed silahkan klik (1) Existing Worksheet lalu klik kolom (2) Location kemudian (3) pilih tempat di sheet dimana tabel tersebut nanti akan muncul. Jika sudah silahkan klik OK
  • Nah jika sudah maka akan muncul Pivot Table Field dan terdapat dua bidang pada jendela tersebut.
  • Nah semisal kalian mau mengetahui berapa penjualan motor di masing-masing area, maka silahkan seret/drag (1) penjualan ke Values, kemudian (2) Motor ke Row Labels dan (3) Area ke Columns Labels
  • Nah jika sudah maka akan langsung muncul tampilan seperti gambar dibawah. Jadi kamu sudah bisa mengetahui berapa total penjualan motor di masing-masing area pada tabel Pivot yang ditampilkan.

Nah selain menganalisa penjualan di masing-masing area setiap bulannya, kamu juga bisa menganalisa hal lainnya misalnya penjualan di masing-masing area setiap bulannya. Contohnya seperti dibawah ini

Nah jika sudah maka akan tampil total penjualan di masing-masing area setiap bulannya.

Penutup

Nah bagaimana? Cukup mudah dipahami bukan? Begitulah cara paling sederhana untuk belajar Pivot Table di Microsoft Excel. Kalau kamu masih bingung dengan penjelasan diatas, maka silahkan bertanya di kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga